8 Tips dalam Memilih Komputer yang Baik dan Benar

Ketika kamu ingin membeli sebuah komputer, tentunya terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilihnya. Hal ini dilakukan agar komputer yang dipilih bisa bekerja secara maksimal sesuai dengan kebutuhan. Jika komputer yang dibeli memiliki harga cukup mahal tetapi kinerjanya yang tidak sesuai, tentunya akan mengecewakan.

Masalah ini bisa kamu hindari jika memperhatikan dengan saksama komponen-komponen yang disematkan pada komputer tersebut. Komponen ini tentunya mencakup bagian hardware komputer. Terdapat banyak bagian hardware yang perlu kamu ketahui. Di bawah ini tips dalam memilih komputer yang bisa kamu jadikan referensi.

Tips dalam Memilih Komputer

1. Prosesor

Tips pertama yang bisa kamu lakukan adalah melihat terlebih dahulu tipe prosesor yang disematkan. Carilah prosesor yang telah memiliki L2 cache internal di dalamnya. Jika ditemui 2 prosesor dengan frekuensi MHz yang sama, maka kamu bisa memilih prosesor FSB atau Front Side Bus yang paling tinggi dikarenakan memiliki performa yang sangat baik.

2. Motherboard

Motherboard memiliki peran sangat penting dalam meletakkan komponen-komponen hardware komputer. Kamu dapat memilih motherboard yang support untuk kecepatan prosesor yang ingin digunakan. Hal yang paling dasar terletak di bagian socket, pastikan jika motherboard yang dipilih kompatibel dengan prosesor serta hardware lainnya.

3. Memori SIMM / DIMM / RIMM

Saat ini standar minimal untuk sebuah memori komputer adalah tipe SIMM. Terlebih lagi jika memori tersebut telah dilengkapi dengan fasilitas ECC atau Error Checking and Correcting. Kehadiran fitur ini akan sangat membantu kamu dalam mengecek kesalahan yang ada di komputer. Selain itu, ukuran dari sebuah memori juga akan mempengaruhi kinerja komputer.

4. BIOS

Tips dalam memilih komputer berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah melihat BIOS yang disematkan. Salah satu BIOS yang baik, yakni support untuk di update. BIOS jenis ini bisa berupa Flash ROM atau EEP ROM. Tidak hanya itu, beberapa motherboard dengan Flash BIOS telah dilengkapi dengan fasilitas Jumper di bagian setting ataupun recover.

5. Built-in Interface

Kamu bisa mencari motherboard dengan interface on-board yang menawarkan fasilitas lengkap. Adanya Network adapter di built in tersebut sudah termasuk cukup lengkap. Namun, jika output suara komputer sangat dibutuhkan, maka kamu bisa mencari sound-card yang terpisah dari perangkat motherboard.

6. Power Management

Power management menjadi poin penting lainnya yang perlu kamu perhatikan. Tidak semua motherboard sudah mendukung standar akhir power management, yakni tipe ACPI. Penggunaan power management yang tepat tentu akan mempengaruhi konsumsi daya listrik rumah kamu. Tipe ACPI dipilih karena sudah dibekali dengan hemat energi sebesar 30 watt.

7. Chipset Motherboard

Pastikan pada bagian chipset yang digunakan mampu menghasilkan high performance. Minimal jenis chipset yang dipilih sudah mendukung penyimpan dengan jenis DDR SDRAM DIMMS ataupun jenis RDRAM RIMM yang sudah termasuk fasilitas ECC. Selain itu, pilih juga chipset motherboard dengan kemampuan AGP 4x ataupun seri di atasnya.

8. Documentation

Tips dalam memilih komputer yang terakhir adalah mengecek dokumentasi bisa berupa sertifikat ataupun buku manual. Hal ini sangat penting dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang dipilih memiliki mutu terjamin. Terlebih lagi dengan adanya buku manual bisa membantu kamu dalam memasang berbagai komponen yang ada di komputer.

Tips ini bisa kamu lakukan agar tidak mendapatkan komputer yang mengecewakan. Terlebih lagi jika komputer yang dipilih memiliki harga yang cukup mahal, namun memberikan kinerja yang sangat tidak sesuai dengan keinginan. Selain itu, tips ini juga sangat mudah untuk kamu praktikkan sebelum membeli sebuah komputer baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *